Tips dan Trik Menjadi Mahasiswa Baru yang Berprestasi

Mahasiwa Baru atau Maba biasanya disematkan kepada mahasiswa baru yang baru saja masuk pada semester pertama. Mahasiswa baru biasanya membutuhkan waktu untuk berubah dari kebiasaan saat masih di SMA atau SMK ke jenjang yang lebih tinggi yaitu perkuliahan. Namun, tidak hanya berorientasi dengan dunia perkuliahan, seorang Maba juga bisa menjadi mahasiswa yang berpretasi meskipun ia adalah anak baru diperkuliahan. Yuk simak menjadi mahasiswa baru yang berprestasi berikut, agar kalian bisa menjadi Maba dengan predikat Kupret (Kuliah dan Berprestasi)

Pertama, curi start. Ya betul, ketika kalian sudah dinyatakan diterima di suatu kampus dengan jurusan yang kalian pilih, pasti kalian akan memiliki waktu jeda yang berbeda-beda. Misalnya, Maba yang diterima dengan jalur SNMPTN akan memiliki waktu lebih dari 2 bulan untuk menunggu waktu perkuliahan dimulai, dan begitu juga waktu yang dimiliki oleh mahasiwa yang masuk dengan jalur SBMPTN dan Ujian Mandiri. Nah, setelah kalian selesai dengan urusan administrasi, jangan bersantai dan bersenang-senang dengan predikat mahasiswa yang kalian sandang. Kalian bisa mulai belajar materi apa saja yang akan kalian hadapi ketika berkuliah.

Caranya? Kalian bisa cek di Kurikulum dari website program studi yang kalian pilih. Di dalam kurikulum itulah biasanya tercantum beberapa mata kuliah yang akan kalian hadapi. Nah kalian bisa searching di Google, kira-kira apa saja yang akan kalian pelajari sehingga kalian bisa belajar lebih awal dengan terbiasa membaca materi dari internet tersebut.

Kedua, selalu mereview materi dosen. Saat kuliah online seperti pada masa pandemi seperti ini, biasanya para dosen akan memberikan materi dalam bentuk PPT atau Textbook yang bisa kalian baca lagi setelah dijelaskan di dalam kelas. Nah, manfaatkan malam kalian sebelum tidur sekitar 30 menit untuk membaca dan memahami ulang apa yang disampaikan dosen. Sehingga materi yang kalian dapat akan lebih terpatri di kepala kalian daripada hanya masuk dari kuping kanan dan keluar dari kuping kiri.

Ketiga, cobalah bangun network dengan kakak tingkat. Tidak hanya dengan teman sekelas kalian berteman, namun cobalah untuk membangun komunikasi yang baik dengan kakak tingkat yang sudah paham akan budaya kampus atau budaya dengan program studi. Kalian bisa bergabung dengan organisasi atau kegiatan himpunan yang biasanya diselenggarakan oleh para kakak tingkat. Dengan memiliki komunikasi yang baik dengan mereka, maka kalian akan lebih mudah mendapatkan informasi atau hanya sekadar bertanya atau meminta pendapat mengenai suatu tugas yang pastinya para kakak tingkat sudah dapatkan sebelumnya.

Terakhir, cobalah ikut beberapa kegiatan dan perlombaan. Setelah terjalin komunikasi yang baik antara kalian dan kakak tingkat, kalian bisa ajak mereka untuk mengikuti sebuah perlombaan. Tidak hanya untuk mengasah dan mengukur kemampuan kalian, sebuah perlombaan akan membuat kalian terbiasa dengan nuansa persaingan yang akan kalian dapatkan ketika di dalam kampus atau luar kampus setelah lulus. Semakin banyak kalian mengikuti perlombaan, maka kalian akan paham dengan pola perlombaan dan diharapkan dengan hal tersebut, kalian akan lebih siap dengan perlombaan yang sama di kemudian hari dan menjadi juara.

Pada akhirnya, menjadi mahasiswa baru bukanlah alasan hanya untuk berkuliah saja. Namun, kesempatan yang bagus untuk memulai hal-hal baik yang akan memberikan dampak baik pada kalian sedini mungkin. Dengan semakin cepat kalian terbiasa melakukan hal di atas, maka dengan itulah kalian akan terbiasa terbentuk menjadi mahasiswa yang luar biasa dan berprestasi.

Source of Pict: https://www.instagram.com/p/CBdZrCOD3JO/

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.