Pikirkan Beberapa Hal ini Sebelum Memilih Organisasi dan UKM di Kampus

Ketika memasuki dunia kampus, kegiatan belajar di kelas bukanlah satu-satunya kegiatan yang disediakan oleh universitas. Banyak sekali kegiatan lain yang bisa diikuti mahasiswa untuk mengembangkan bakat, potensi, ilmu hard-skill, dan soft-skill yang mereka miliki, beberapa diantaranya adalah kegiatan organisasi dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Namun dalam menentukan kegiatan-kegiatan ini, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu agar tidak salah memilih nantinya. Inilah beberapa faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memilih kegiatan tambahan di lingkungan kampus.

  1. Kenali Diri Sendiri

Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang harus aktif di sana sini, namun bertanggung jawab atas kewajiban yang dimiliki adalah poin utama yang harus dimiliki mahasiswa. Sebelum memutuskan untuk masuk ke dalam organisasi maupun unit kegiatan mahasiswa, kenali diri kamu sendiri, apakah kamu nantinya bisa menyeimbangkan antara kegiatan kuliah dan kegiatan lainnya. Hal ini sangat penting karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan menciptakan life-balance yang bagus antara kuliah dan organisasi, bisa jadi karena masalah kesehatan fisik seperti mudah lelah, penyakit bawaan, masalah mental seperti mudah overwhelmed, mudah stress, atau misalnya terkendala hal-hal pasti seperti tidak diperbolehkan orang tua, rumah yang jauh, atau alasan lainnya. Maka dari itu, kenalilah diri sendiri terlebih dahulu agar terhindar dari membuat keputusan yang tidak tepat nantinya.

2. Temukan Passion dan Hobi

Setiap orang memiliki kecenderungan menyukai beberapa hal dibanding dengan hal lainnya. Yang perlu kamu lakukan adalah cari tau apa yang kamu senangi. Apa kegiatan yang membuat energi positif di dalam diri kamu bangkit, misalnya kamu memiliki hobi menari, bernyanyi, menjelajahi alam, bahkan hobi unik seperti menyukai public speaking. Ketika kamu mengetahui apa passion, kegemaran, dan hal yang kamu suka, kamu akan bisa memutuskan kegiatan tambahan apa yang akan kamu pilih nantinya di lingkungan kampus, misalnya ikut dalam kegiatan Mapala alias Mahasiswa Pecinta Alam bagi kamu yang hobi mengeksplor keindahan alam, mengikuti UKM seperti paduan suara bagi kamu yang mempunyai hobi bernyanyi, atau mengikuti UKM yang khusus melatih debater untuk tampil di kompetisi-kompetisi mewakili kampus. Dengan hal itu, kamu bisa melakukan kegiatan yang kamu senangi sekaligus aktif menjalankan kegiatan-kegiatan positif di kampus yang nantinya akan menjadikan kamu memiliki track record yang baik selama menjadi mahasiswa.

  3. Pahami Tujuan Kamu

Mendaftarkan diri ke dalam organisasi atau unit kegiatan mahasiswa secara abal-abal, ikut-ikut teman, atau tanpa pemikiran matang biasanya akan membuat kamu jenuh dan tidak menikmati semua proses di dalam organisasi tersebut. Jadi pahami apa yang menjadi tujuan kamu ketika memasuki sebuah komunitas. Kegiatan di kampus sendiri sangatlah beragam, jika kamu ingin mempelajari tentang apa itu dunia event organizer, menjadi negosiator yang baik, menjalin relasi sebanyak-banyaknya, maka kamu akan tahu dengan sendirinya bahwa kamu akan cocok menjadi bagian dari organisasi kampus, baik itu organisasi tingkat program studi, tingkat fakultas, maupun tingkat Universitas. Salah satu contoh organisasi di kampus adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sebaliknya, jika kamu ingin mengasah skill kamu secara spesifik, seperti misalnya di bidang olahraga, perlombaan, atau seni, kamu bisa mengikuti unit kegiatan mahasiswa seperti Mapala, klub olahraga kampus, dan unit kegiatan mahasiswa lainnya.

4. Kenali Organisasi atau UKM Pilihan Kamu

Setiap organisasi atau unit kegiatan mahasiswa biasanya memiliki culture mereka masing-masing, gaya keanggotan yang unik, dan sistem organisasi mereka sendiri. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk bergabung ada baiknya untuk memantau seperti apa organisasi atau UKM tersebut, apa-apa saja kegiatannya, apakah sejalan dengan karakter dan kepribadian kamu, jika merasa bahwa di tempat tersebut kamu akan bisa beradaptasi dengan baik, barulah jatuhkan pilihan kamu.

5. Bertanggung Jawab

Yang terakhir adalah bertanggung jawab. Kembali ke poin pertama dimana kamu harus mengenali diri kamu sendiri, ketika kamu memutuskan untuk bergabung dengan organisasi ataupun unit kegiatan mahasiswa, berarti kamu secara tidak langsung sudah berkomitmen akan bisa menyeimbangkan waktu dan fokus kamu baik kepada kelas-kelas yang kamu diikuti di perkuliahan dan juga kegiatan dari organisasi atau UKM yang menjadi pilihan kamu.

 

Penulis : Sri Indriani Fitri

Editor : Sakinah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.