Pengalaman Organisasi di Kampus “Mendadak Jadi Artis Dadakan”

Sebagai mahasiswa kadang bingung mau menentukan jadi mahasiswa seperti apa. Mau aktif kuliah doang, aktif di organisasi, atau aktif dua-duanya. Biasanya yang sulit menentukan ketiga pilihan diatas adalah mahasiswa baru. Dilema gitu bawaanya. Kalau masuk takutnya ngga bisa bagi waktu, kalau nggak daftar takut nyesel :3

Awal kuliah dulu, saya juga bingung mau gabung apa. Soalnya para senior mempromosikan organisasi dan UKM mereka dengan sangat gencar, mirip-mirip agen MLM -_- Berbekal rasa penasaran dan semangat membara akhirnya para mahasiswa baru yang belum tahu kehidupan kampus sebenarnya (masih polos ceritanya) akhirnya daftarin diri ke organisasi atau UKM yang membuat mereka tertarik. Anak polos pun pada daftar, endingnya pada ilang satu-satu di akhir semester hahahah :’D

Alasan gabungnya juga beda-beda. Pertama memang karena udah ada niat entah itu nyari temen baru, nyari pengalaman baru, nyari kegiatan baru, nyari gebetan baru dengan syarat dan ketentuan berlaku.. khusus buat jones maksudnya :v wkwkwk

Apapun motifnya, gabung di organisasi atau UKM itu baik. Daripada keluyuran nggak jelas. Clubbing, ngerokok-rokok, minum-minum. Iya, nggak? Buat yang udah niat masuk organisasi atau UKM jangan ragu buat daftar. Serius deh.

Intro-nya gaje ya? Ayo lanjut aja ke pengalaman :’D

Pengalaman Organisasi 

Kalau di kampus ada yang namanya HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan). Nah, kalau saya ikutan HMJ KPI UMY. Pertama kali ngumpul anak baru semua sangat antusias, jadi rame banget. Biasa deh masih pada penasaran gitu. Alasan mereka ujung-ujungnya ngilang: 1. males; 2. bosen; 3. capek; 4. sibuk; 5. cari sendiri deh wkwkwk

Kegiatan organisasi seperti ini biasanya rapat. Bikin acara misalnya seminar yang berhubungan sama bidang studi. Nah, di HMJ ini kita punya jabatan struktural dan berkesan formal. Cuma nggak semua kegiatan di organisasi formal. Misalnya aja setiap tahun, biasanya setelah penerimaan mahasiswa baru, HMJ KPI bikin acara mostly di pantai buat mengakrabkan diri dengan mahasiswa baru. Yang pasti setelah diadakan suatu acara, ada acara pembubaran panitia setelahnya. Minimal makan-makan bareng lah. Giliran udah gini aja, anggota yang jarang keliatan pada ngumpul.

Biasanya HMJ ini anggotanya rame. Sisi positifnya kita bisa punya banyak temen satu fakultas. Kalau ngadain acara nggak susah, soalnya sumber daya manusia banyak. Beda sama UKM yang anggota sedikit, dan setengahnya siluman. Kadang muncul, kadang ngga, ilang-ilangan gitu deh.|

Sisi negatifnya karena kebanyakan anggota kadang suka nggak kenal -_- apalagi kalau setiap rapat, muka yang diliat baru, terus kitanya terheran-heran “Itu siapaaa? Itu siapaaah? Kelas mana? Kelas manaaah?” langsung KEPO :3 Parahnya kalau males kenalan hahaha. Ujung-ujungnya keluar deh kalau ngga kenal siapa-siapa kayak gini :’D

Pengalaman saya waktu gabung di HMJ sebatas cuma jadi anggota saja. Saya bergabung di divisi Kesenian dan Olahraga. For Your Information, HMJ KPI ini mempunyai satu grub band dibawah naungan divisi kesenian olaharaga, dan saya tergabung menjadi salah satu personel grub band tersebut. karena emang minat dan bakatnya ada di dunia kesenian terutama permusikan. Kebetulan suara saya tidak fals-fals amat lah, hehe.

So, udah kerjaan sehari-hari saya perform di setiap acara seminar untuk menghibur dan mendengarkan alunan suara saya yang merdu ini . Walaupun cuma dibayar sama nasi kotak aja, but itu menjadi pengalaman baru yang berkesan buat saya sekaligus untuk melatih diri saya di depan panggung.

Di HMJ KPI juga saya berkesempatan untuk berpartisipasi membuat sebuah karya lagu yang kami dedikasikan untuk HMJ tercinta, dengan jerih payah dan budget pas-pasan terciptalah sebuah karya lagu yang berjudul “Dalam Waktu”. Jika kalian ingin menontonnya masih ada kok di channel youtube ICC Musik KPI. Lumayan, buat tambah-tambah viewer, hehe.Buat saya, ini juga merupakan suatu hal yang berkesan. Saya jadi tahu dan belajar bagaimana proses produksi musik, mulai dari rekaman studio, rekaman audio, sampai proses produksi video klip.

Kalau gabung organisasi kuliah bakal keteteran?

Kalau ini sih balik lagi ke orangnya. Banyak kok temen-temen saya (termasuk saya) yang walaupun aktif di organisasi atau UKM IPKnya tetep bagus. Soalnya setelah gabung ini itu kamu dituntut untuk mengatur waktu sebaik mungkin. Intinya, nggak rugi gabung di organisasi atau UKM selama kamu bisa membagi waktu dengan baik dan belajar hal baru. Manfaatkan keterlibatan mu untuk proses pengembangan diri


Penulis : Silvi Nurmanda Sari

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.