Mengenal UKM Resimen Mahasiswa Alias Menwa

Resimen Mahasiswa atau sering disingkat Menwa adalah salah satu bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di beberapa kampus di Indonesia. Ketika mendengar kata “Menwa” pasti mahasiswa baru atau orang awam akan langsung teringat dengan tentara, latihan fisik, kedisiplinan, dan mental yang kuat. Nah, anggapan tersebut memang tidak salah kok. Dilansir dari Wikipedia.id, Resimen Mahasiswa (disingkat Menwa) adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Lalu, apakah benar kegiatan Menwa itu hanya tentang latihan-latihan dan melatih kedisiplinan? Yuk simak kegiatan apa saja jika kalian bergabung ke Menwa.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Menwa merupakan komponen cadangan pertahanan negara. Mereka para anggota Menwa diberikan pelatihan ilmu militer seperti penggunaan senjata, taktik pertempuran, survival, terjun payung, bela diri militer, senam militer, penyamaran, navigasi dan sebagainya. Betul, mereka diberikan latihan penggunaan sejata api. Tidak hanya itu, jika kalian bergabung dengan Menwa kalian juga akan diajari bagaimana cara merakit senjata api baik laras panjang maupun pendek.

Tidak hanya itu, selayaknya alat pertahanan negara, kalian juga akan dilatih untuk menjadi disiplin dan menjadi seorang yang mahir di berbagai medan. Tidak heran jika kegiatan di Menwa sarat akan untuk ketahanan fisik, strategi, dan kecakapan diri.

Figure 2 Kegiatan Menwa taken from menwaumy.wordpress.com

Selanjutnya, untuk bisa menjadi anggota Menwa memang merupakan hal yang susah-susah gampang. Alasannya adalah karena banyaknya syarat yang harus dipenuhi, mulai dari fisik sampai psikis hingga mental. Namun demikian, bukan berarti hal tersebut mustahil. Jika kalian bergabung dengan Menwa, maka kalian diekpetasikan memiliki kemampuan yang setara atau di bawah tentara satu tingkat. Dari segi fisik, psikis, dan mental haruslah menyerupai tentara. Oleh karena itu, diperlukan tekad yang kuat dan kesiapan fisik dan mental yang kuat jika ingin bergabung dengan Menwa.

Jika dilihat dari semboyannya, maka semboyan Menwa akan berbunyi “Widya Çastrena Dharma Siddha“, berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “Penyempurnaan Pengabdian Dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan”. Yang dimaksudkan oleh Ilmu Pengetahuan adalah segala macam cabang keilmuan yang didapat saat menjadi mahasiswa. Hal ini dipergunakan untuk menempuh jenjang karir, dengan tidak melupakan tujuan utama melakukan pengabdian pada masyarakat. Sedangkan Ilmu Keprajuritan adalah yang bersangkutan dengan jiwa keperwiraan, keksatriaan serta kepemimpinan, bukan sekadar keahlian dalam bertempur ataupun yang sejenis.

Bagaimana? Apakah kalian sudah tertarik bergabung dengan Menwa? Satu yang pasti, di Menwa kalian akan merasakan suasana yang berbeda. Suasana kemiliteran adalah hal yang sangat kental di Menwa. Oleh karena itu, persiapkan diri sebaik-baiknya. “Kalau ragu-ragu lebih baik pulang saja,” pesan Resimen Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Jadilah mahasiswa yang kaya akan pengalaman, apapun pengalaman itu asalkan baik, maka cobalah.

 

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Resimen_mahasiswa

Penulis : Sibakhul Milad

Editor : Sakinah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.