Lima Etika Berkomunikasi dengan Dosen

Berkomunikasi dengan dosen, tentu ada etikanya sendiri. Apalagi jika kamu ingin atau akan berkomunikasi dengan dosenmu melalui media sosial (medsos).

Ketika kamu menjadi seorang mahasiswa, kamu akan sering menjalin komunikasi baik dengan sesama mahasiswa maupun dengan dosen. Cara berkomunikasi antar mahasiswa pastinya berbeda saat berkomunikasi dengan dosen baik secara langsung maupun melalui media sosial. Secara sederhana etika berkomunikasi akan menggambarkan pribadi seseorang sehingga hal ini penting untuk dipahami bagi seorang mahasiswa.

Nah, agar kamu lebih paham bagaimana cara berkomunikasi dengan dosenmu melalui media sosial dan tidak menimbulkan kesalahpahaman, yuk simak artikel di bawah ini dengan seksama.

Pertama, awali dengan salam

Untuk memulai komunikasi dengan dosen, akan sangat lebih sopan ketika kamu menuliskan salam di awal kalimat. Hal ini akan menunjukkan etika pertama kamu dalam komunikasi dan memberikan kesan baik kepada dosen.

Kedua, perkenalkan diri di awal

Langkah kedua setelah kamu mengucapkan salam yaitu dengan memperkenalkan diri. Setelah memperkenalkan diri, kamu dapat menyampaikan tujuanmu menghubungi dosen tersebut secara jelas dan to the point.

Ketiga, gunakan bahasa yang tepat

Agar mempermudah dosen dalam memahami pesan yang kamu tuliskan, kamu harus menggunakan bahasa yang tepat dan lugas. Hal ini akan memudahkan dosen dalam mengerti maksud dan tujuan kamu.

 Keempat, pemilihan waktu dalam mengirim pesan

Pemilihan waktu mengirim pesan juga harus diperhatikan dengan benar. Usahakan untuk mengirim pesan ke dosen di pagi hari atau saat jam kerja. Hindari mengirim pesan saat malam hari karena akan terlihat kurang sopan. Terkecuali dosen tersebut berkehendak kepada mahasiswanya untuk menyampaikan pesan di malam hari.

 Kelima, jangan berharap segera dibalas dan spam dosen

Para dosen memiliki banyak kesibukan, bukan hanya mengajar mahasiswa, tetapi juga penelitian, seminar, pengabdian dosen dan banyak hal lainnya. Maka dari itu penting untuk kita memahami kesibukan dosen tersebut. Terkadang dosen memiliki agenda lain dan prioritas lain sehingga belum sempat membalas pesan kamu, sehingga dalam hal ini kamu harus bersabar terlebih dahulu.

Meskipun mengirim pesan secara online terlihat sepele namun kamu harus tetap menggunakan etika yang berlaku. Hal ini penting dilakukan agar tidak ada kesalahpahaman antara mahasiswa dengan dosen. Kerap kali mahasiswa terkesan tidak sopan dengan dosen karena kesalahan dalam berkomunikasi.

Sekian informasi tentang etika berkomunikasi secara online dengan dosen, semoga bermanfaat dan tetap semangat.

 

Jurnalis          : Alimah Nur Kasanah

Sumber          : https://sevima.com/

Editor            : Sakinah

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.