Kupas Tuntas Program Fulbright AMINEF

American Indonesian Exchange Foundation atau lebih dikenal dengan sebutan AMINEF adalah organisasi yang menyediakan banyak sekali program-program terkait pendidikan ke Amerika Serikat. Organisasi ini didanai langsung oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai salah satu bentuk kerjasama agar bisa menguatkan hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dilansir dari laman resmi AMINEF, organisasi yang sudah berdiri selama puluhan tahun ini sudah berhasil mendukung lebih dari 2.815 mahasiswa Indonesia and 1.120 mahasiswa Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam program-programnya, baik itu beasiswa S2, S3, pertukaran mahasiswa, dan banyak program lainnya, dimana 80 persen diantaranya menerima gelar dari perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Amerika Serikat dan 20 persen lainnya menerima program non-gelar.

Dari banyaknya daftar program yang dimiliki AMINEF, kali ini kita akan membahas tuntas tentang program beasiswa bergelar yang disediakan oleh AMINEF. Jadi, sebenarnya apa-apa saja program beasiswa yang disediakan oleh AMINEF untuk para grants dari Indonesia? Mari kita bahas satu persatu

1. Fulbright Master’s Degree Scholarship

Di urutan pertama adalah beasiswa fully funded S2 selama 2 tahun di universitas yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Seperti yang kamu tahu, banyak sekali universitas prestisius yang ada di Amerika Serikat, seperti Harvard University, Stanford University, Columbia University, dan masih banyak universitas dengan kualitas terbaik lainnya, dengan beasiswa ini, kamu bisa mengenyam pendidikan master degree secara gratis, AMINEF akan mengcover semua keperluan kamu dimulai dari tuition fee, living cost, uang saku, bahkan transportasi dari dan ke Amerika Serikat, dan banyak tambahan fasilitas lainnya.

Kabar baik lainnya adalah, beasiswa Fulbright Master’s Degree Scholarship ini terbuka untuk semua jurusan, baik itu dari bidang ekonomi, pendidikan, pertanian, kecuali jurusan kedokteran yang berhubungan dengan perawatan pasien atau kontak klinis dengan pasien. Mengenai persyaratan, secara umum beasiswa ini mensyaratkan pendaftarnya untuk sudah lulus jenjang S1, memiliki IPK minimal 3.00 dengan skala 4.00, memiliki skor TOEFL minimal 550 atau IELTS setara 6.0. Untuk persyaratan spesifik, program beasiswa ini mengharapkan para kandidat untuk memiliki potensi leadership yang bagus, rekam jejak akademik yang cemerlang, dan tentunya bersedia untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi di Amerika Serikat. Untuk informasi secara mendalam, AMINEF menjelaskan dengan lengkap di laman resmi mereka di aminef.or.id.

2. Fulbright Doctoral Degree (PhD) Scholarship

Beasiswa selanjutnya hampir sama dengan Fulbright Master’s Degree Scholarship, bedanya adalah beasiswa ini dikhususkan untuk para grants yang akan melanjutkan studi S3 atau PhD. Beasiswa yang juga terhitung fully funded ini akan membiayai penerimanya untuk melanjutkan studi S3 selama tiga tahun di gelar doktor semua bidang, terkecuali bidang kedokteran.

Sama seperti beasiswa Fulbright untuk para calon S2, beasiswa ini juga menyasar para mahasiswa Indonesia yang memiliki potensi akademik yang cemerlang dan juga memiliki potensi leadership yang bagus. AMINEF juga menjelaskan di laman resminya bahwa beasiswa ini juga menyasar para dosen di Indonesia dan juga para pendaftar yang belum pernah menerima beasiswa atau program Fulbright sebelumnya. Untuk persyaratan umum hampir sama dengan persyaratan beasiswa S2, seperti harus sudah menyelesaikan studi, mempunyai IPK setidaknya 3.00 dari skala 4.00, berjanji untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi, hanya saja untuk jenjang S3 ini pendaftar setidaknya harus memiliki skor TOEFL 575 dan IELTS setara 6.5.

3. DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers

Dari nama beasiswanya, kamu pasti sudah bisa menebak sasaran beasiswa ini. Yap, beasiswa yang merupakan kerjasama dari AMINEF bersama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi atau Kemenristekdikti ini menyasar para dosen di seluruh di Indonesia yang ingin melanjutkan studi dan penelitian di Amerika Serikat. Namun perlu diingat, program ini adalah program untuk jenjang S3 dan penelitian post-doctoral dan para pendaftar harus bisa membuktikan statusnya sebagai dosen dengan menunjukkan NIDN atau Nomor Induk Dosen Nasional. Sama seperti semua program Fulbright yang lainnya, kandidat yang belum pernah menerima grants dari Fulbright sebelumnya akan lebih diutamakan.

Untuk persyaratan umum dan persyaratan submission, beasiswa DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers memiliki beberapa syarat diantaranya adalah harus warga negara Indonesia, merupakan salah satu dosen di kampus Indonesia, berkomitmen untuk kembali ke Indonesia, menandatangani beberapa perjanjian dengan Dikti, dan persyaratan lainnya. Untuk mengetahui hal tersebut, kamu bisa mengunjungi laman resmi AMINEF dan mencari tahu lebih dalam mengenai beasiswa ini.

Itulah beberapa program beasiswa yang ditawarkan oleh AMINEF, semua kategori beasiswa yang dipaparkan di atas adalah beasiswa bergelar dan memakan waktu bertahun-tahun bagi kamu untuk menyelesaikan studi di Amerika Serikat sana. Jika kamu tertarik dengan program dengan durasi pendek seperti program fellowship non-gelar, kamu bisa melakukan pengecekan di laman AMINEF karena banyak sekali program berdurasi pendek yang ditawarkan seperti Community College Initiative Program, Undergraduate Exchange Program, Foreign Language Teaching Assistant Program, dan masih banyak program lainnya.

 

Penulis : Sri Indriani Fitri

Editor : Sakinah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.