Dekat Tak Terasa, Food Waste Masih Tersisa

Fenomena food waste merupakan perilaku buruk yang kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Istilah food waste sebagai sebuah konsep makanan siap konsumsi dengan kualitas baik, namun disisakan begitu saja. Kondisi ini tentu mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak karena berdampak pada ekosistem. Makanan yang terus menerus disia-siakan berpotensi menjadi limbah makanan, menumpuk dan semakin bertambah. Food waste disebabkan karena perilaku masyarakat yang kurang peduli terhadap kebiasannya sendiri.

Beberapa faktor yang menyebabkan perilaku food waste diantaranya lapar mata, porsi yang terlalu banyak, hingga makanan yang tidak disukai. Menurut laporan United Nations Environment Programme (UNEP) yang bertajuk Food Waste Index 2021, Indonesia menjadi negara dengan penghasil sampah makanan terbanyak di Asia Tenggara. Lebih mengejutkannya lagi ketika Indonesia menjadi negara dengan penghasil limbah makanan ketiga terbanyak di dunia setelah Cina dan India. Rata-rata total sampah makanan yang dihasilkan Indonesia mencapai 20,93 juta ton per tahunnya, tentu ini merupakan fenomena yang memalukan. Bukan sebuah rekor prestasi, namun ketertinggalan.

Tentu sebuah pencapaian yang patut disayangkan. Hal yang sangat kontras terjadi ketika masih banyak masyarakat yang kelaparan, justru perilaku membuang-buang makanan merajalela. Dekat tak terasa, istilah yang menggambarkan ketidaksadaran masyarakat terhadap hal yang dianggapnya penting dan berdampak besar jika terus dibiarkan.

Ditinjau dari dampak yang akan ditimbulkan, food waste menyebabkan pencemaran air dan emisi gas rumah kaca pada pemanasan global. Selain itu, dalam sisi ekonomi misalnya. Pengeluaran biaya konsumsi pada masyarakat meningkat, namun jika makanan yang dibeli tidak dimakan maka akan berdampak buruk juga. Dalam mengolah makanan dibutuhkan sumber daya yang alam lainnya untuk memproduksi makanan. Jika makanan yang telah diproduksi saja dibeli kemudian tidak dimakan habis, sama saja dengan membuang-buang makanan ditambah dengan sumber daya makanan itu sendiri.

Masyarakat Indonesia nampaknya perlu diberikan kesadaran demi keberlanjutan ekosistem dan lingkungan yang lebih baik. Dampak yang dihasilkan food waste cukup besar dalam kehidupan sosial. Jelas ini merupakan perilaku buruk dan perlu diedukasi kepada masyarakat agar tidak membiarkan makanan dibuang secara sia-sia. Dengan begitu, prilaku food waste secara perlahan mampu untuk dicegah melalui kesadaran yang dibentuk.

 

Penulis : Muh. Surya Kukuh

Editor : Sakinatudh Dhuhuriyah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *