Calon Mahasiswa Teknik Perlu Tahu 4 Hal Ini

Energi terbarukan adalah energi non-fosil atau energi yang tidak dapat habis. Energi ini diperoleh dari sumber daya alam. Misalnya energi solar termal, tenaga surya, energi kincir angin dan energi tenaga air atau arus air. Seperti yang kita ketahui saat ini manusia masih bergantung pada energi fosil. Energi fosil seperti bensin, pertamax, pertalite, gas elpiji dan lain-lain. Dimana energi tersebut dapat habis suatu saat nanti.

Energi terbarukan ini juga merupakan energi yang dikembangkan oleh manusia. Nantinya akan berguna sebagai antisipasi ketika energi fosil habis. Energi terbarukan sejatinya memiliki jumlah yang tak terbatas. Selain itu energi ini sangat ramah lingkungan. Para engineering telah banyak yang berhasil mengembangkan alat energi terbarukan. Nah bagi kalian calon mahasiswa teknik di seluruh penjuru negeri, perlu tahu 4 alat energi terbarukan yang berhasil dikembangkan oleh para engineering ini :

  1. Solar Termal/Panel Surya/Tenaga Surya

Energi ini adalah energi yang memanfaatkan sinar matahari. Energi ini dapat diubah menjadi energi listrik, air ataupun panas. Dengan mengandalkan energi matahari daripada bahan bakar fosil, membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dan lebih ramah lingkungan. Energi listrik yang diproduksi biasanya akan digunakan untuk kebutuhan listrik dan ada yang disimpan terlebih dahulu dengan baterai. Cara kerja sistem panel bertenaga matahari ini tetap dapat berjalan meski keadaan sore, malam hari maupun hujan sekalipun karena menggunakan bantuan baterai tersebut.

  1. Kincir Angin

Energi ini adalah energi yang memanfaatkan kekuatan angin. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kincir angin yang dulunya hanya digunakan sebagai keperluan pertanian, penggilingan dan irigasi saat ini digunakan untuk listrik. Biasanya, alat yang digunakan untuk membangkitkan listrik disebut sebagi turbin angin. Energi yang digunakan juga merupakan energi ramah lingkungan.

  1. Kincir Air

Energi terbarukan ini didapat dengan memanfaatkan kekuatan air. Biasanya kincir air dibangun di sungai. Karena, alat ini sejalan dengan dorongan aliran sungai yang deras. Keunggulan dari kincir air selain ramah lingkungan yaitu, pemasangan dan pengoprasian alat lebih mudah dan efektif daripada traditional. Pemanfaatan kincir air ini  sudah banyak dimanfaatkan di beberapa daerah. Sebab menurut riset kincir air dapat menyalakan listrik di rumah-rumah dan peralatan listrik lainnya.

  1. Bio Solar

Bio Solar memanfaatkan energi dari tanaman seperti biji jarak pagar, buah kemiri, kacang tanah dan lain-lain. Oleh sebab itu, sangat wajar jika biosolar adalah solusi tepat untuk menggantikan peran bahan bakar fosil di masa yang akan datang. Meskipun, Bio solar memiliki kekuatan energi yang lebih rendah dari solar. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa bio solar adalah teknologi ramah lingkungan.

 

Penulis : Gina Fauziyah

Editor : Sakinah/Uke

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.