Biar Nggak Bingung, Yuk Cek 10 Kumpulan Istilah Dunia Perkuliahan

Tidak hanya mahasiswa baru yang bingung dengan istilah-istilah di perkuliahan. Banyak mahasiswa timgkat atas pun terkadang masih bingung dengan istilah-istilah ini. Mulai dari SKS, IP, IPK, KRS sampai KHS. Masih banyak istilah lain yang mungkin baru terdengar pertama kali oleh mahasiswa baru. Apa saja sih? Artikel ini ingin membantumu memahami istilah istilah dalam dunia perkuliahan. Jadi, jangan lewatkan ya!

  1. Dosen dan Dosen Pemimbing Akademik (DPA)

Dosen merupakan tenaga pengajar di perguruan tinggi. Tugas utama dari seorang dosen adalah mengajar, membimbing, serta melatih mahasiswa dalam melakukan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Nah, Dosen Pembimbing Akademik (DPA) sendiri merupakan seorang dosen yang ditugaskan untuk mendampingi dan memberikan konsultasi akademis kepada mahasiswa selama masa kuliah. Biasanya beberapa mahasiswa akan dikelompokkan dan memiliki satu dosen pembimbing akademik. Meski demikian, kamu tetap bisa berkonsultasi masalah akademikmu secara interpersonal tanpa menunggu seluruh teman-teman kelompokmu.

  1. Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Mungkin kedua kata ini terdengar mirip hingga membuat banyak mahasiswa kebingungan. Indeks Prestasi Semester (IPS) merupakan tingkat keberhasilan seorang mahasiswa dalam suatu program semester. IP diukur dari jumlah nilai kredit mata kuliah yang diambil, dikalikan dengan bobot masing-masing mata kuliah, dibagi dengan jumlah nilai kredit mata kuliah. Di Indonesia, skala Indeks Prestasi mulai dari 0 hingga angka 4 dengan penilaian terendah adalah “E” dan tertinggi “A”.

Sementara, nilai keseluruhan mahasiswa dari beban studi yang ia ambil dengan batas minimal 144 SKS disebut dengan IPK. IPK digunakan sebagai predikat kelulusan seorang mahasiswa. Secara teknis, IPK dihitung berdasarkan rata-rata IP yang didapat mahasiswa tiap semester.

 

  1. Program Studi dan Fakultas

Program studi atau juga kerap di sebut sebagai jurusan unit pelaksana yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan akademik, vokasi, atau profesi dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu. Program studi dipimpin oleh seorang Kepala Program Studi (KAPRODI) yang dipilih dari dosen dan bertanggung jawab langsung kepada dekan. Sedangkan Fakultas adalah sebutan untuk bagian dari perguruan tinggi tempat mempelajari suatu bidang ilmu. Fakultas terdiri atas beberapa jurusan, dipimpin oleh dekan.

  1. KRS, KHS, dan SKS

Kartu Rencana Studi atau (KRS) merupakan kartu isian yang berisi rencana banyaknya SKS yang dipilih untuk satu semester mendatang. KRS diisi dan dipilih langsung oleh mahasiswa setiap awal semester dengan memperhitungkan kebutuhan studinya.

Kartu yang memuat hasil studi setiap mahasiswa per semester disebut Kartu Hasil Studi (KHS). Ini merupakan ukuran yang digunakan untuk menentukan besarnya beban studi mahasiswa, keberhasilan usaha kumulatif suatu program tertentu, serta menentukan besarnya penyelenggaraan pendidikan.

Sementara SKS atau Satuan Kredit Semester adalah bobot pendidikan tiap mata kuliah. Tiap kampus biasanya mewajibkan mahasiswa menempuh bobot pendidikan sebesar 144 SKS untuk lulus di jenjang pendidikan Strata-1. Nah satu mata kuliah mempunyai bobot SKS yang berbeda, mulai dari 1, 2, 3, hingga 6 SKS.

  1. Skripsi dan Ujian Skripsi

Kata “Skripsi” sudah tak asing lagi di telinga mahasiswa. Skripsi merupakan karangan ilmiah yang wajib di tulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya. Dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa mendapat bimbingan dari dosen pembimbing. Dalam penulisan skrispi tersebut setidaknya mahasiswa akan melalui 2 tahap ujian. Yakni Ujian Seminar Proposal di mana mahasiswa akan di uji terkait denga napa yang akan di tulis dan di teliti oleh mahasiswa dalam skripsinya.

Ujian ke dua yakni ujian skripsi atau kerap juga di sebut pendadaran. Di ujian ini mahasiswa akan menyampaikan hasil penelitian di hadapan forum ataupun dosen. Dalam ujian ini juga mahasiswa akan mendapatkan keputusan apakah dinyatakan lulus atau bisa jadi mengulang. Jadi, persiapkan dirimu ya!

  1. UKM

Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM hamper sama dengan ekstrakurikuler di masa sekolah. Ada beragam jenis UKM, mulai dari yang berifat akademik, olahraga, seni, dan lainnya. Di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sendiri ada banyak jenis UKM yang dapat dipilih oleh mahasiswa. Bahkan tak sedikit UKM di UMY telah berhasil memperoleh penghargaan di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

 

Penulis: Sri Fatimah

Editor: Aisyah Wahdania

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.