Apa itu KRS, Pentingnya Mahasiswa Mengisi KRS

Buat Anda yang baru saja masuk di dunia perkuliahan tentu saja banyak menemui istilah-istilah asing yang tidak pernah ditemui saat dibangku sekolah dulu, salah satunya yaitu KRS. Sistem KRS tidak ditemui saat di sekolah menengah atau akhir, sebab pada waktu itu sistem KRS belum diterapkan disistem pendidikannya, sehingga saat pertama kali memasuki dunia perkuliahan Anda belum mengerti tentang sistem ini. Jadi apa itu krs ? Mari kita pelajari bersama-sama

Apa itu KRS 

KRS adalah singkatan dari Kartu Rencana Studi yang berisi mata kuliah yang akan Anda ambil sesuai dengan jurusan yang Anda pilih. Jadi, krs ini merupakan lembaran yang berisi informasi mengenai mata kuliah beserta jumlah SKS-nya, mata kuliah wajib, dan mata kuliah pilihan.

Selain itu, terdapat data penting yang harus dicantumkan seperti nama lengkap mahasiswa, nomor induk mahasiswa, fakultas, program studi, foto identitas resmi, cap universitas swasta terbaik, tanda tangan birokrasi atau dosen wali, dan tanda tangan Anda sendiri.

Hal penting yang harus diperhatikan saat pengisian KRS yaitu apa saja mata kuliah wajib yang harus ditempuh, mata kuliah pilihan sesui dengan peminatan dan jurusan, serta jumlah SKS yang dapat diambil.

Dalam setiap semesternya terdapat jumlah maksimal dan minimal SKS yang dapat diambil. Sehingga pastikan saat mengisi KRS, mata kuliah yang diambil sudah memenuhi syarat dan ketentuan SKS tersebut.

Anda bingung apa itu SKS ? simple nya, SKS adalah satuan kredit semester yang dimana merupakan bobot dari masing-masing mata kuliah. Misalnya mata kuliah Bahasa Inggris mempunyai 4 SKS. Kalau dimasa sekolah dulu, SKS ini sama hal nya dengan jumlah jam pelajaran di setiap mata pelajaran.

Dalam satu semester, mahasiswa dapat mengambil paling banyak 24 SKS atau paling sedikit 21 SKS. Biasanya saat mengisi KRS rata-rata memerlukan 7-8 mata kuliah supaya memenuhi jumlah SKS yang harus diambil.

Waktu pengisian KRS dilaksanakan setelah masa semester telah usai atau di akhir semester. Nah, menjelang memasuki semester baru Anda diharuskan untuk mengisi KRS terlebih dahulu untuk menentukan mata kuliah apa saja yang akan diambil pada semester berikutnya.

Apa Fungsi KRS 

KRS memiliki dua fungsi, yaitu untuk mahasiswa dan pihak fakultas. Fungsi pengisian KRS sendiri sebenarnya telah disinggung sedikit di atas, yakni untuk membantu mahasiswa dalam merencanakan studi di semester depan. Selain itu, mahasiswa juga bisa memantau setiap perkembangan atau penurunan nilai yang diperoleh di setiap semesternya.

Sementara itu, fungsi pengisian KRS untuk pihak kampus hanya sebagai fungsi administasi saja. Data-data yang diisi akan terekam di database kampus bagian akademik fakultas dan jurusan. Nantinya, data tersebut dipakai untuk berbagai kebutuhan fakultas ataupun kampus dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Dengan data tersebut, pihak jurusan dapat membuat jadwal, mengatur kelas, menentukan dosen pengajar. Sehingga kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar.

Sebagai mahasiswa aktif, Anda diharuskan untuk mengisi KRS di setiap semesternya untuk dapat mengikuti kegiatan perkuliahan. Jika tidak mengisi, data-data Anda tidak akan tersimpan di database kampus pada semester tersebut, sehingga akan dianggap cuti oleh kampus. Akibatnya, Anda tidak

diperkenankan untuk mengikuti kegiatan perkuliahan dan terancam terlambat lulus atau bahkan bisa Drop Out (DO) jika absen sampai batas semester yang telah ditentukan.

Hubungan KRS dan KHS 

KHS dan KRS ini kedua hal yang saling berhubungan ya kawan, jika nilai yang Anda peroleh banyak yang kurang memuaskan dan ternyata rata-rata nilai semester (Indeks Prestasi/ IP ) rendah, jumlah mata kuliah yang dapat Anda ambil terbatas. Rumusnya adalah, bila IP rendah maka disemester berikutnya mahasiswa hanya bisa mengambil mata kuliah sedikit.

Jika terlalu sering memperoleh IP rendah disetiap semesternya, maka Anda akan mengalami kesulitan memenuhi jumlah SKS yang harus dipenuhi agar dapat mengikuti sidang skripsi di akhir masa perkuliahan nanti.

Cara Mengisi KRS 

Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin modern, kebanyakan kampus sekarang menerapkan sistem pengisian KRS daring melalui situs resmi KRS dari masing-masing kampus. Sewaktu akan mengisi KRS mahasiswa akan disuguhi berbagai macam mata kuliah beserta jadwal kuliahnya, Anda tinggal memilih mata kuliah yang diinginkan dan menyesuiakan jadwalnya.

Untuk mahasiswa baru, di semeter pertama akan dipilihkan dari pihak kampus jadwal dan mata kuliah yang akan diambil. Jadi tidak usah khawatir jika tidak kebagian kelas karena sudah diuruskan semua dari pihak kampus.

Usahakan dalam sehari tidak mengambil banyak mata kuliah, karena akan kesusahan membagi waktu dengan kegiatan lain. Buat jadwal sesuai dengan kemampuanmu dan pastikan jadwal tidak tabrakan dengan mata kuliah lain.

Dalam proses pengisian KRS, Anda dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan dosen Pembimbing Akademik (PA). Setiap mahasiswa memiliki dosen PA sendiri yang berperan sebagai pembimbing akademik, pemberi arahan, masukan, atau saran terkait akademik. Selain itu, dosen PA juga berperan sebagai sosok yang dapat dituju oleh mahasiswa jika ingin berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai urusan akademik.

Nah, itu tadi ulasan mengenai pengertian KRS, fungsi, dan cara pengisiannya. Saat Anda telah selesai mengisinya, maka sekarang yang perlu Anda lakukan adalah bulatkan tekadmu dan lakukan yang terbaik saat mengikuti mata kuliah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan di akhir semesternya. Semoga berhasil.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.