4 Macam Gaya Hidup Mahasiswa dalam Perguruan Tinggi, Kamu Termasuk yang Mana?

Menjadi mahasiswa adalah masa mencari jati diri sesungguhnya. Tak heran sebagian orang beranggapan masa menjadi mahasiswa adalah masa pendewasaan. Mahasiswa biasanya akan banyak mencari, mengulik dan menghabiskan waktu di masa kuliahnya. Sepanjang perjalanan menjadi mahasiswa, dapat terlihat seperti apa gaya hidup dan cara menjalankan kehidupan sebagai mahasiswa.

Dalam perkuliahan ada banyak sekali gaya hidup mahasiswa yang dapat ditemui. Gaya hidup ini biasanya tergantung dengan tipe mahasiswa dan latar belakang kehidupannya. Berikut 4 Macam Gaya Hidup Mahasiswa :

1. Mahasiswa Hedonis

Mahasiswa ini umumnya mereka yang bersal dari keluraga kalangan atas, memiliki latar belakang keluarga dengan serba kecukupan. Biasanya terlihat dari perilakunya, cara hidupnya sehari-hari. Bahkan status Perguruan Tinggi biasanya menjadi maindset mahasiswa untuk hidup dengan gaya hedonis.

Ciri-ciri Mahasiswa Hedonis biasanya terlihat dari caranya berpakaian, makanan, sering nongkrong sana dan sini, banyak menghamburkan uang dan lain sebagainya. Namun mahasiswa yang memiliki gaya hidup hedonis dapat memunculkan beberapa dampak negatif. Seperti mulai berpikiran bahwa kesenangan individu menjadi prioritas dalam hidupnya. Parahnya lagi terkadang bukan hanya mereka yang hidup dengan serba berkecukupan yang ikut-ikutan menjadi mahasiswa hedonis dengan bergaya hidup bak hedonis.

2. Mahasiswa Akademis

Mahasiswa ini adalah mereka yang dikenal sebagai manusia ambis dalam perkuliahan. Sehari-harinya disibukkan dengan kegiatan akademik. Seperti kerja kelompok, mengerjakan tugas, berkunjung ke perpustakaan dan lain-lain. Sehingga tak heran jika Mahasiswa Akademis mendapatkan predikat Cumlaude ketika kuliah.

Mahasiswa ini juga biasanya hidup dengan gaya kuliah yang teratur. Hari-harinya adalah mengatur strategi bagaimana agar selalu menjadi terbaik di kelas dalam hal nilai dan tugas. Maka tak heran mahasiswa ini memiliki sifat yang cenderung egois, acuh dan dinilai kurang bisa memposisikan diri ketika berbicara dengan lawan atau rekan.

3. Mahasiswa Apatis

Mahasiswa ini bisa disebut sebagai Mahasiswa Pasif. Pribadinya cenderung acuh dengan segala hal dalam perkuliahan kecuali kesenangan dirinya sendiri. Apatisme adalah suatu istilah yang merepresentasikan golongan yang tidak mau ambil pusing, dalam hal akademik maupun non akademik.

Mahasiswa ini sehari-harinya hanyalah masuk kuliah dan langsung pulang. Mengerjakan tugas hanya ketika ingin dan cenderung pasrah pada nilai dan sebagainya. Mungkin bisa disebut mahasiswa ini tidak memiliki motivasi, target atau apapun tentang perkuliahan. Jadi jika kamu saat ini menjadi mahasiswa, jangan sampai kamu masuk ke dalam jenis mahasiswa ini ya.

4. Mahasiswa Aktivis

Sesuai dengan namanya, mahasiswa ini adalah mereka yang aktif. Mahasiswa yang sibuk sana dan sini. Mahasiswa organisasi, mengikuti event-event kampus dan luar kampus. Bahkan kegiatan akademik dan non-akademik pun dikerjakannya.

Mahasiswa ini banyak meeluangkan tenaga dan pikirannya, tidak tanggung juga ketika berkorban untuk mewujudkan cita – cita organisasi. Terkadang karena terlalu sibuk, mahasiswa ini sedikit keteteran dalam mengikuti perkuliahan. Tapi, untuk prestasi dalam berorganisasi dan Muamalah dapat diacungkan jempol.

Berdasarkan deskripsi di atas, kira-kira jika kamu saat ini sudah menjadi mahasiswa, kamu masuk mahasiswa jenis apa? Jika belum, silahkan cari jati diri kamu ya. Semangat!

 

Penulis : Gina Fauziyah

Editor : Sakinah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.